Jumat, 03 Maret 2017

Cara Menghitung Bea Masuk dan Pajak Impor Barang Kiriman dari Luar Negeri (versi PMK 182 - 2016)

Setelah dilakukan update Kalkulator Bea Masuk dan Pajak Impor karena adanya perubahan peraturan mengenai barang kiriman dari luar negeri, ternyata masih banyak yang bingung cara menghitung bea masuk dan pajak impor atas barang yang mereka beli di luar negeri.

Contohnya beberapa pertanyaan yang masuk lewat kotak komentar berikut:


Oke, langsung saja kita mencoba menghitung bea masuk dan pajak impornya.

Cara menghitung bea masuk  menggunakan rumus:
Bea Masuk = (FOB + Asuransi + Freight) x kurs
Namun kita gak perlu repot menghitungnya, sudah saya buatkan Kalkulator yang dapat Anda gunakan secara langsung.

Misalkan Anda membeli Kemeja yang terbuat dari kapas/cotton seharga $120, dengan data freight dan asuransi masing-masing $1.

Pertama-tama Anda buka terlebih dahulu website eservice.insw.go.id untuk mencari informasi tentang tarif dan lartasnya. Silahkan Anda ikuti langkah-langkah sesuai petunjuk nomor warna merah.


Masukan kata "kemeja" untuk mencari HS Code nya:



Setelah ketemu HS Code nya, kemudian masukan ke parameter HS Code:


Kemudian di klik dua kali HS Code tersebut untuk mengetahui berapa tarif bea masuk dan pajaknya:


Kemudian dapatkan informasi tentang Larangan Pembatasan Impornya (Lartas) Kemeja. Silahkan baca tulisan saya tentang Tips Membeli Pakaian Jadi:



*Untuk langkah 1-10 diatas, Anda dapat langsung mengunduh BTKI 2017 di menu bar di atas. Sudah saya sediakan BTKI 2017 versi PDF.*

Nah data-data itu kemudian dimasukkan ke dalam Kalkulator Bea Masuk dan Pajak Impor yang saya buat:


Setelah Anda mengklik "Impor Pos-PJT" maka akan muncul notifikasi:


Kemudian klik "OK" saja, kemudian perhatikan pada kolom tarif bea masuk nilanya berubah otomatis menjadi "7.5%", karena sesuai aturan PMK 182-2016 untuk barang kiriman menggunakan satu tarif bea masuk sebesar "7.5%" kecuali untuk buku ilmu pengetahuan :


Kemudian lanjutkan mengisi nilai asuransi dan freight-nya, dilanjutkan dengan mengklik tombol "Hitung":


Kemudian klik "OK" saja notifikasi tentang kesedian membayar untuk negara, dan lihat hasil perhitungannya:


Hasil tersebut tentunya bisa menjadi perkiraan besarnya bea masuk dan pajak impor yang akan dikenakan atau dipungut Bea Cukai.

Oh iya, untuk beberapa orang yang memiliki nilai barang kiriman sampai dengan $100 akan mendapatkan notifikasi:


Anda tidak perlu menghitungnya, karena barang Anda masih dalam batas pembebasan.

Begitu pula untuk orang yang membeli barang kiriman lebih dari $1500, maka akan muncul notifikasi:


Cukup mudah kan..



11 komentar:

  1. Pak kalau alat berat crane second bisa masuk ke indonesia tidak ? Terima kasih sebelumnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Assalamualaikum wr.wb mohon maaf kepada teman teman jika postingan saya mengganggu anda namun apa yang saya tulis ini adalah kisah nyata dari saya dan kini saya sangat berterimah kasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala atas bantuan pesugihan putihnya tampa tumbal yang sebesar 15m kini kehidupa saya bersama keluarga sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya,,saya sekaran bisa menjalanka usaha saya lagi seperti dahulu dan mudah mudahan usaha saya ini bisa sukses kembali dan bermanfaat juga bagi orang lain,,ini semua berkat bantuan Mbah Rawa Gumpala dan ucapa beliau tidak bisa diragukan lagi,bagi teman teman yang ingin dibantuh seperti saya dengan pesugihan putih bisa anda hubungi di no 085 316 106 111 jangan anda ragu untuk menghubuni beliau karna saya sud ah membuktikannya sendiri,karna Mbah tidak sama seperti dukun yang lain yang menghabiskan uang saja dan tidak ada bukti sedankan kalau beliau semuanya terbukti nyata dan sangat dipercay,,ini unkapan kisah nyata dari saya pak Rudi di semarang.Untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah di ��PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBAL��

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. ternyata kalo belanja di atas $100 ,total pajak yg harus di bayar lebih mahal/banyak di banding aturan yg dulu yah?

    BalasHapus
  4. Halo..

    Bisakah saya menyampaikan pertanyaan via email? Emailnya apa? Terima kasih..

    BalasHapus
  5. Sore pak, mohon infonya, saya mendapat surat permintaan data bukti pembelian dan npwp atas pengiriman no.LCxxxdst..
    Apa print out tagihan yg muncul di website penjual dapat saya jadikan bukti pembelian? Dan apabila npwp hilang, apa tulis nomornya saja cukup?
    Yg ketiga, konfirmasi order barang yg saya terima dari luar Cxxxdst.. Bukan LCxxxdst.. Apakah saya diperbolehkan memverifikasi barang apa itu? Saya jujur agak paranoid dg banyaknya kasus hacker dll.. Jadi takut sendiri, mana ini pengalaman pertama saya order barang tersangkut pabean. Mgkn krn nilainya ya pak. Biasanya cm beli kaos, cd atau ph langsung sampai ke alamat saya. Skg beli tas kok yg datang surat pajak. Alhamdulillah ada blognya mas ini di google. Semoga saya segera dapat informasinya. Trims yah mas ditunggu pisan. :) -irma

    BalasHapus
  6. Pak ADA Email atau Kontak WA, Saya mau Tanya" nih

    BalasHapus
  7. Komen diatas pd ngiklan semua goblok..
    Gan ane mau tanya.. Klo ane belanja smartphone di aliexpress harga $99 free shipping pake pos, ga ada asuransi, klo udh sampe kena pungutan pajak ga?

    BalasHapus
  8. Saya suka dengan artikel yang singkat namun isinya mudah untuk dipahami seperti artikel Anda. Saya berharap Anda juga mengunjungi website saya.. Terimakasih.

    BalasHapus
  9. pak saya mau nanya. kalau saya membeli barang diatas 100 USD sudah pasti kena 7,5%, tapi apakah PPn dan PPh kena juga? Karena saya bukan import tp belanja yang jatuhnya hanya kiriman pos biasa. terima kasih

    BalasHapus
  10. terima kasih udah share cara menghitungnya ya. siapa tahu kapan kapan bisa digunakan kalau mengimpor produk dari luar

    BalasHapus

Recent Posts

Recent Comment

Popular Posts